05 Jun 2026 SISTEM PENGELOLAAN PERSAMPAHAN
PT PII menunjukkan komitmen yang kuat terhadap dukungan lingkungan dan keberlanjutan melalui penerapan teknologi Waste-to-Energy (WtE). Teknologi ini menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan prinsip keberlanjutan (sustainability) yang mengintegrasikan aspek ekonomi sirkular. Melalui WtE, sampah perkotaan maupun industri tidak lagi dipandang sebagai limbah semata, melainkan dapat diolah menjadi sumber daya yang bernilai, seperti energi listrik dan panas. Selain menghasilkan energi terbarukan, teknologi ini juga berkontribusi dalam mengurangi volume timbunan sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Dalam konteks keberlanjutan, WtE memberikan berbagai manfaat strategis. Pertama, teknologi ini mendukung ekonomi sirkular dengan mengubah sampah yang sebelumnya dibuang dan menumpuk di TPA menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi. Kedua, WtE mampu mengurangi volume limbah secara signifikan melalui proses pengolahan termal, bahkan hingga sekitar 90%, sehingga dapat memperpanjang umur operasional fasilitas pembuangan akhir. Ketiga, pemanfaatan energi dari sampah membantu mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dengan menyediakan sumber energi alternatif berupa listrik dan panas. Selain itu, WtE juga berperan dalam menekan emisi gas rumah kaca karena mampu mengurangi emisi metana yang secara alami dihasilkan dari proses pembusukan sampah di TPA, didukung oleh sistem pengendalian dan pemfilteran udara yang ketat untuk menjaga kualitas lingkungan.
BACK TO PROJECT
Informasi Proyek |
|
| Penandatanganan Proyek | 05 Jun 2026 |
| Nilai Proyek (Rp) | 6,3 Triliun |
| PJPK | Gubernur Jawa Barat |
| Badan Usaha | PT Jabar Environmental Solutions (JES) |
| Durasi Penjaminan | 20 Tahun |
| Lokasi | Legok Nangka Jawa Barat |